Aku hanya bernostalgia
Tak sengaja
Dan ternyata tak pernah berubah
Aku hanya mengenang
ketika semua terasa indah dan baik-baik saja
Tapi tak jua kudapatkan apa yang ku kenang
Aku hanya berharap
Ada rasa paham bahwa aku cemburu
Cemburu pada waktu yang tak lagi berpihak padaku
Cemburu pada angin yang tak lagi bertiup ke arahku
Aku hanya diam membisu
Menunggu kau paham hatiku
Hanya diam dibalik senyumku
Biar sudah, aku takut mengganggu
Cinta aku meradang
Pada binarmu yang bukan aku
Pada tawamu yang tak lagi aku
Pada isi hatimu yang aku tak lagi tau
Cinta aku cemburu
Karena bukan aku
Sedang aku selalu berusaha padamu
Ya,,,
Padamu yang hanya hambar
Padamu yang letak bahagianya bukan di arah ku
JUST RI
Rabu, 31 Mei 2017
Minggu, 09 November 2014
1.Krakatau
![]() Gunung Krakatau pada lukisan abad ke-19. |
Krakatau adalah kepulauan vulkanik yang masih aktif dan berada di Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatra. Nama ini pernah disematkan pada satu puncak gunung berapi di sana (Gunung Krakatau) yang sirna karena letusannya sendiri pada tanggal 26-27 Agustus 1883. Letusan itu sangat dahsyat; awan panas dan tsunami yang diakibatkannya menewaskan sekitar 36.000 jiwa. Sampai sebelum tanggal 26 Desember 2004, tsunami ini adalah yang terdahsyat di kawasan Samudera Hindia. Suara letusan itu terdengar sampai di Alice Springs, Australia dan Pulau Rodrigues dekat Afrika, 4.653 kilometer. Daya ledaknya diperkirakan mencapai 30.000 kali bom atom yang diledakkan di Hiroshima dan Nagasaki di akhir Perang Dunia II.
Letusan Krakatau menyebabkan perubahan iklim global. Dunia sempat gelap selama dua setengah hari akibat debu vulkanis yang menutupi atmosfer. Matahari bersinar redup sampai setahun berikutnya. Hamburan debu tampak di langit Norwegia hingga New York.
Ledakan Krakatau ini sebenarnya masih kalah dibandingkan dengan letusan Gunung Toba dan Gunung Tambora di Indonesia, Gunung Tanpo di Selandia Baru dan Gunung Katmal di Alaska. Namun gunung-gunung tersebut meletus jauh di masa populasi manusia masih sangat sedikit. Sementara ketika Gunung Krakatau meletus, populasi manusia sudah cukup padat, sains dan teknologi telah berkembang, telegraf sudah ditemukan, dan kabel bawah laut sudah dipasang. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa saat itu teknologi informasi sedang tumbuh dan berkembang pesat.
Tercatat bahwa letusan Gunung Krakatau adalah bencana besar pertama di dunia setelah penemuan telegraf bawah laut. Kemajuan tersebut, sayangnya belum diimbangi dengan kemajuan di bidang geologi. Para ahli geologi saat itu bahkan belum mampu memberikan penjelasan mengenai letusan tersebut.
2. Perkembangan Gunung Krakatau
· Gunung Krakatau Purba
Melihat kawasan Gunung Krakatau di Selat Sunda, para ahli memperkirakan bahwa pada masa purba terdapat gunung yang sangat besar di Selat Sunda yang akhirnya meletus dahsyat yang menyisakan sebuah kaldera (kawah besar) yang disebut Gunung Krakatau Purba, yang merupakan induk dari Gunung Krakatau yang meletus pada 1883. Gunung ini disusun dari bebatuan andesitik.
Catatan mengenai letusan Krakatau Purba yang diambil dari sebuah teks Jawa Kuno yang berjudul Pustaka Raja Parwa yang diperkirakan berasal dari tahun 416 Masehi. Isinya antara lain menyatakan:
“
|
”
|
Pakar geologi Berend George Escher dan beberapa ahli lainnya berpendapat bahwa kejadian alam yang diceritakan berasal dari Gunung Krakatau Purba, yang dalam teks tersebut disebut Gunung Batuwara. Menurut buku Pustaka Raja Parwa tersebut, tinggi Krakatau Purba ini mencapai 2.000 meter di atas permukaan laut, dan lingkaran pantainya mencapai 11 kilometer.
Akibat ledakan yang hebat itu, tiga perempat tubuh Krakatau Purba hancur menyisakan kaldera (kawah besar) di Selat Sunda. Sisi-sisi atau tepi kawahnya dikenal sebagai Pulau Rakata, Pulau Panjang dan Pulau Sertung, dalam catatan lain disebut sebagai Pulau Rakata, Pulau Rakata Kecil dan Pulau Sertung. Letusan gunung ini disinyalir bertanggung- jawab atas terjadinya abad kegelapan di muka bumi. Penyakit sampar bubonic terjadi karena temperatur mendingin. Sampar ini secara signifikan mengurangi jumlah penduduk di muka bumi.
Letusan ini juga dianggap turut andil atas berakhirnya masa kejayaan Persia purba, transmutasi Kerajaan Romawi ke Kerajaan Byzantium, berakhirnya peradaban Arabia Selatan, punahnya kota besar Maya, Tikal dan jatuhnya peradaban Nazca di Amerika Selatan yang penuh teka-teki. Ledakan Krakatau Purba diperkirakan berlangsung selama 10 hari dengan perkiraan kecepatan muntahan massa mencapai 1 juta ton per detik. Ledakan tersebut telah membentuk perisai atmosfer setebal 20-150 meter, menurunkan temperatur sebesar 5-10 derajat selama 10-20 tahun.
· Munculnya Gunung Krakatau
Perkembangan Gunung Krakatau
Pulau Rakata, yang merupakan satu dari tiga pulau sisa Gunung Krakatau Purba kemudian tumbuh sesuai dengan dorongan vulkanik dari dalam perut bumi yang dikenal sebagai Gunung Krakatau (atau Gunung Rakata) yang terbuat dari batuan basaltik. Kemudian, dua gunung api muncul dari tengah kawah, bernama Gunung Danan dan Gunung Perbuwatan yang kemudian menyatu dengan Gunung Rakata yang muncul terlebih dahulu. Persatuan ketiga gunung api inilah yang disebut Gunung Krakatau.
Gunung Krakatau pernah meletus pada tahun 1680 menghasilkan lava andesitik asam. Lalu pada tahun 1880, Gunung Perbuwatan aktif mengeluarkan lava meskipun tidak meletus. Setelah masa itu, tidak ada lagi aktivitas vulkanis di Krakatau hingga 20 Mei 1883. Pada hari itu, setelah 200 tahun tertidur, terjadi ledakan kecil pada Gunung Krakatau. Itulah tanda-tanda awal bakal terjadinya letusan dahsyat di Selat Sunda. Ledakan kecil ini kemudian disusul dengan letusan-letusan kecil yang puncaknya terjadi pada 26-27 Agustus 1883.
· Erupsi 1883
Sebuah litografi yang dibuat pada tahun 1888 yang menggambarkan Gunung Krakatau pada kejadian Erupsi 1883.
Pada hari Senin, 27 Agustus 1883, tepat jam 10.20, meledaklah gunung itu. Menurut Simon Winchester, ahli geologi lulusan Universitas Oxford Inggris yang juga penulis National Geographic mengatakan bahwa ledakan itu adalah yang paling besar, suara paling keras dan peristiwa vulkanik yang paling meluluhlantakkan dalam sejarah manusia modern. Suara letusannya terdengar sampai 4.600 km dari pusat letusan dan bahkan dapat didengar oleh 1/8 penduduk bumi saat itu.
Menurut para peneliti di University of North Dakota, ledakan Krakatau bersama ledakan Tambora (1815) mencatatkan nilai Volcanic Explosivity Index (VEI) terbesar dalam sejarah modern. The Guiness Book of Records mencatat ledakan Anak Krakatau sebagai ledakan yang paling hebat yang terekam dalam sejarah.
Ledakan Krakatau telah melemparkan batu-batu apung dan abu vulkanik dengan volume 18 kilometer kubik. Semburan debu vulkanisnya mencavai 80 km. Benda-benda keras yang berhamburan ke udara itu jatuh di dataran pulau Jawa dan Sumatera bahkan sampai ke Sri Lanka, India, Pakistan, Australia dan Selandia Baru.
Letusan itu menghancurkan Gunung Danan, Gunung Perbuwatan serta sebagian Gunung Rakata dimana setengah kerucutnya hilang, membuat cekungan selebar 7 km dan sedalam 250 meter. Gelombang laut naik setinggi 40 meter menghancurkan desa-desa dan apa saja yang berada di pesisir pantai. Tsunami ini timbul bukan hanya karena letusan tetapi juga longsoran bawah laut.
Tercatat jumlah korban yang tewas mencapai 36.417 orang berasal dari 295 kampung kawasan pantai mulai dari Merak (Serang) hingga Cilamaya di Karawang, pantai barat Banten hingga Tanjung Layar di Pulau Panaitan (Ujung Kulon serta Sumatera Bagian selatan. Di Ujungkulon, air bah masuk sampai 15 km ke arah barat. Keesokan harinya sampai beberapa hari kemudian, penduduk Jakarta dan Lampung pedalaman tidak lagi melihat matahari. Gelombang Tsunami yang ditimbulkan bahkan merambat hingga ke pantai Hawaii, pantai barat Amerika Tengah dan Semenanjung Arab yang jauhnya 7 ribu kilometer.
· Anak Krakatau
Anak Krakatau, dua tahun sejak awal terbentuknya. Foto diambil 12 atau 13 Mei 1929, koleksi Tropenmuseum.
Mulai pada tahun 1927 atau kurang lebih 40 tahun setelah meletusnya Gunung Krakatau, muncul gunung api yang dikenal sebagai Anak Krakatau dari kawasan kaldera purba tersebut yang masih aktif dan tetap bertambah tingginya. Kecepatan pertumbuhan tingginya sekitar 20 inci per bulan. Setiap tahun ia menjadi lebih tinggi sekitar 20 kaki dan lebih lebar 40 kaki. Catatan lain menyebutkan penambahan tinggi sekitar 4 cm per tahun dan jika dihitung, maka dalam waktu 25 tahun penambahan tinggi anak Rakata mencapai 7.500 inci atau 500 kaki lebih tinggi dari 25 tahun sebelumnya. Penyebab tingginya gunung itu disebabkan oleh material yang keluar dari perut gunung baru itu. Saat ini ketinggian Anak Krakatau mencapai sekitar 230 meter di atas permukaan laut, sementara Gunung Krakatau sebelumnya memiliki tinggi 813 meter dari permukaan laut.
Menurut Simon Winchester, sekalipun apa yang terjadi dalam kehidupan Krakatau yang dulu sangat menakutkan, realita-realita geologi, seismik serta tektonik di Jawa dan Sumatera yang aneh akan memastikan bahwa apa yang dulu terjadi pada suatu ketika akan terjadi kembali. Tak ada yang tahu pasti kapan Anak Krakatau akan meletus. Beberapa ahli geologi memprediksi letusan ini akan terjadi antara 2015-2083. Namun pengaruh dari gempa di dasar Samudera Hindia pada 26 Desember 2004 juga tidak bisa diabaikan.
Anak Krakatau, Februari 2008
Menurut Profesor Ueda Nakayama salah seorang ahli gunung api berkebangsaan Jepang, Anak Krakatau masih relatif aman meski aktif dan sering ada letusan kecil, hanya ada saat-saat tertentu para turis dilarang mendekati kawasan ini karena bahaya lava pijar yang dimuntahkan gunung api ini. Para pakar lain menyatakan tidak ada teori yang masuk akal tentang Anak Krakatau yang akan kembali meletus. Kalaupun ada minimal 3 abad lagi atau sesudah 2325 M. Namun yang jelas, angka korban yang ditimbulkan lebih dahsyat dari letusan sebelumnya. Anak Krakatau saat ini secara umum oleh masyarakat lebih dikenal dengan sebutan "Gunung Krakatau" juga, meskipun sesungguhnya adalah gunung baru yang tumbuh pasca letusan sebelumnya.
syukurku
Allah,
Terima kasih atas nikmat yang Engkau
limpahkan kepada ku
Terima kasih karena sampai detik ini,
banyak keajaiban dalam hidup yang susah untuk aku defenisikan
Allah,
Terselip sedikit rasa kecewa dan penyesalan
dalam sanubariku
Tapi bukan kecewa atas-Mu
Aku sedang meratapi rasa kecewa atas sikap
ku sendiri
Atas segala salah
Tapi aku yakin
Kau adalah Zat yang menyayangi aku lebih
dari apa pun di dunia ini
Jadi aku percaya,
Rasa kecewa ini pasti tak seberapa di
bandingkan dengan nikmat yang nantinya aku terima
Tidak hanya percaya, tapi juga yakin
Allah,
Jika ada kata di atas kata terima kasih,
Aku rasa itu pun belum cukup untuk ku
hanturkan pada-Mu
Allah,
Tolong kuatkan aku dalam kepasrahan atas
kuasa-Mu
Senin, 28 Mei 2012
AKU INGIN KITA TERPISAH SAJA
Pada dasarnya, sangat sulit meyakinkan hati ini akan mimpi
buruk itu.
Tapi apa boleh buat,
takdir Illahi itu terkadang terasa begitu perih Kak,
tapi indah
Awalnya sempat merasa gag sanggup, ya tapi apa boleh buat….
Kita emang gag jodoh kali ya kak….
Banyak banget rintangan soalnya….
J
Ya Illahi, jika aku dan dia adalah berjodoh, maka jadikanlah
kami pasangan yang Engkau ridhai…
Tapi jika aku dan dia memang tak berjodoh, maka limpahkanlah
kami pasangan terbaik….
Mungkin semua memang harus usai
Mungkin kita harus belajar pedihnya terhenti
Cukup sudah semua kepura-puraan ini
Sirnakan saja bersama masa
Biar saja ku ulang lagi mimpi itu sendiri
Terlalu munafik mencari maaf yang tak ada arti
Itu adalah pilihan, langkah kita
Yakinkan saja padaku kalau kita bisa
Tepiskan saja inginku, biar aku terbiasa sakit tanpamu
Aku terlalu mencinta
Tapi kamu tak pernah paham
Aku terlalu sakit
Tapi kamu tak pernah tau
Mungkin memang harusnya tidak usah tau
Baiknya kusimpan saja semua sendiri
Biar ia membusuk, lalu ditelan angin
Biar pedih aku menangis sendiri
Biar luka ku obat perih
Biarlah, cukup aku yang tau….
Jumat, 20 April 2012
aku mencintai prinsip cintamu
aku mencintai prinsip cintamu
aku mencintai hadirmu sebagai aktivis sejatiku
aku mencintai semua cara hidupmu
dan aku mencintaimu karena Ilahi kita
love you...
semoga semua adalah ibadah kita nanti
aku mencintai hadirmu sebagai aktivis sejatiku
aku mencintai semua cara hidupmu
dan aku mencintaimu karena Ilahi kita
love you...
semoga semua adalah ibadah kita nanti
teruntukmu yg jauh di pulau....
dengan apa harus ku ungkap semua ini?
kata pun tak jua bisa memaknainya...
tanpa harus kamu tau...
tanpa juga harus kita sesali
mencintamu seperti memeluk rembulan
begitu indah dan jauh
bahkan sajak terindahpun tak mampu menuliskannya
cintaku,
dalam dera perih dan keagungan Illahi
aku masih percaya akan keajaiban hati
keajaiban yg tumbuh dari sebuah ketulusan
keajaiban yg cuma kita dan tuhan yg tau....
love u dear...
always
dengan apa harus ku ungkap semua ini?
kata pun tak jua bisa memaknainya...
tanpa harus kamu tau...
tanpa juga harus kita sesali
mencintamu seperti memeluk rembulan
begitu indah dan jauh
bahkan sajak terindahpun tak mampu menuliskannya
cintaku,
dalam dera perih dan keagungan Illahi
aku masih percaya akan keajaiban hati
keajaiban yg tumbuh dari sebuah ketulusan
keajaiban yg cuma kita dan tuhan yg tau....
love u dear...
always
Kamis, 22 Maret 2012
CINTAKU JAUH DI PULAU
Cintaku jauh di pulau,
gadis manis, sekarang iseng sendiri
Perahu melancar, bulan memancar,
di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar.
angin membantu, laut terang, tapi terasa
aku tidak 'kan sampai padanya.
Di air yang tenang, di angin mendayu,
di perasaan penghabisan segala melaju
Ajal bertakhta, sambil berkata:
"Tujukan perahu ke pangkuanku saja,"
Amboi! Jalan sudah bertahun ku tempuh!
Perahu yang bersama 'kan merapuh!
Mengapa Ajal memanggil dulu
Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku?!
Manisku jauh di pulau,
kalau 'ku mati, dia mati iseng sendiri.
1946
chairil anwar
Cintaku jauh di pulau,
gadis manis, sekarang iseng sendiri
Perahu melancar, bulan memancar,
di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar.
angin membantu, laut terang, tapi terasa
aku tidak 'kan sampai padanya.
Di air yang tenang, di angin mendayu,
di perasaan penghabisan segala melaju
Ajal bertakhta, sambil berkata:
"Tujukan perahu ke pangkuanku saja,"
Amboi! Jalan sudah bertahun ku tempuh!
Perahu yang bersama 'kan merapuh!
Mengapa Ajal memanggil dulu
Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku?!
Manisku jauh di pulau,
kalau 'ku mati, dia mati iseng sendiri.
1946
chairil anwar
Jumat, 11 November 2011
FUNGSI KOTA DAN KAITANNYA DENGAN TRANSPORTASI
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah S.W.T., Tuhan Yang Maha Esa, pada akhirnya makalah yang penulis susun dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah GEOGRAFI TRANSPORT DAN PEMUKIMAN, yang penulis beri judul: “FUNGSI KOTA DAN KAITANNYA DENGAN TRANSPORTASI”, telah dapat diselesaikan.
Makalah ini disusun dengan mengacu pada beberapa sumber bacaan, seperti teks book, jurnal, dan akses internet. Tulisan ini sebagian besar hanyalah kutipan-kutipan dan ulasan dari beberapa sumber sebagaimana yang tercantum dalam Daftar Pustaka, dengan beberapa ulasan pribadi. Ulasan pribadi sifatnya hanyalah analisis dan sintesis dari beberapa kutipan yang berasal dari bahan bacaan.
Tulisan yang amat seederhana ini tidak akan terselesaikan tanpa adanya peran dan bantuan serta masukan dari berbagai pihak. Oleh sebab itu, sudah semestinya penulis mengucapkan terimakasih yang tidak terhingga kepada:
1. Dosen pembimbing Mata Kuliah Geografi Transport dan Pemukiman Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Negeri Medan
2. Teman-teman satu angkatan pada Program Studi Pendidikan Geografi UNIMED 2010, yang selalu memberikan motivasi dan beberapa masukan-masukan dalam penyusunan makalah ini.
Penulis menyadari bahwa penulisan makalah ini jauh dari sempurna dan mungkin beberapa pandangan penulis sedikitnya belum teruji kebenarannya. Namun, harapan penulis semoga karya yang sederhana ini ada setitik manfaatnya, terutama untuk penulis pribadi dan siapa saja yang telah membaca makalah ini. Amin ya Rabbal ‘alamin....
Medan , Oktober 2011
Penulis,
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR................................................................................................ 1
DAFTAR ISI............................................................................................................... 2
BAB I - PENDAHULUAN......................................................................................... 3
A. LATAR BELAKANG……………………………………………………… 3
B. LANDASAN TEORI....................................................................................... 4
BAB II - ISI.......................................................................................................... 5
I.MASALAH............................................................................................... 5
II.LANGKAH DAN KEBIJAKAN .................................................................... 7
III.KECELAKAAN JALAN RAYA..................................................................... 9
IV.UPAYA UNTUK MENGURANGI KECELAKAAN
DI JALAN RAYA............................................................................................ 9
BAB III - PENUTUP................................................................................................ 10
DAFTAR PUSTAKA.......................................................................................... 12
BAB 1
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Seiring dengan kemajuan zaman, kegiatan transportasi juga berkembang semakin pesat dan maju. Hal ini terjadi terutama di daerah perkotaan. Karena kota sering kali dijadikan sebagai pusat kegiatan . maka kegiatan transportasi di kota lebih besar dari pada di desa, terutama di kota yang sudah besar dan maju. Selain itu, tingkat kepadatan penduduk juga mempengaruhi transportasi yang tinggi di kota. Di mana seperti yang kita tahu, tingkat kepadatan penduduk di kota lebih besar dari pada di desa.
Namun, ada salah satu gejala yang dihadapi kota-kota besar dalam bidang transportasi dalam kota, yaitu masalah kemacetan lalu lintas. Kemacetan lalu lintas bukan saja menjadi gambaran kota-kota besar di Negara yang sedang berkembang, tetapi juga melanda kota-kota besar yang sudah maju.
Terjadinya kemacetan lalu lintas membawa pengaruh yang tidak menguntungkan baik terhadap pengendara/penumpang,masyarakat, maupun bagi pemerintah setempat.
B. LANDASAN TEORI
Prof. Bintarto (1984:36) kota adalah system jaringan kehidupan manusia yang ditandai oleh strata social ekonomi yang heterogen serta corak matrialistis. Kota sebagai hasil dari peradaban lahir dari pedesaan, tetapi kota berbeda dengan pedesaan. Pedesaan sebagai “ daerah yang melindungi kota “. Kota seolah-olah mempunyai karakter tersendiri, mempunyai jiwa, organisasi, budaya, dan peradaban sendiri.
Bergell (1955) menyebutkan bahwa fungsi kota merupakan keterkaitan antara berbagai factor seperti struktur ekonomi, sosial, lingkungan, teknologi, dan lain sebagainya. Disebutka juga bahwa fungsi, dapat ditelusuri sebagai titik awal dalam pemahaman struktur sebuah kota. Karena fungsi sebuah kota akan dipengaruhi oleh faktor demografi (seperti ukuran dan kepadatan), factor ekonomi (pendapatan dan pertumbuhan), dan lain sebagainya. Menurut Bergell, dengan memahami keterkaitan kota dengan fungsinya, maka kita dapat melihat perkembangan kota tersebut. Peranan-peranan apa yang dimainkan oleh kota tersebut dalam konstelasi yang lebih besar. Karena fungsi-fungsi sebuah kota merupakan identitas, jati diri kota yang bersangkutan.
Transportasi adalah pemindahan manusia atau barang dari satu tempat ke tempat lainnya dengan menggunakan sebuah kendaraan yang digerakkan oleh manusia atau mesin. Transportasi digunakan untuk memudahkan manusia dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Di negara maju, mereka biasanya menggunakan kereta bawah tanah (subway) dan taksi. Penduduk disana jarang yang mempunyai kendaraan pribadi karena mereka sebagian besar menggunakan angkutan umum sebagai transportasi mereka. Transportasi sendiri dibagi 3 yaitu, transportasi darat, laut, dan udara. Transportasi udara merupakan transportasi yang membutuhkan banyak uang untuk memakainya. Selain karena memiliki teknologi yang lebih canggih, transportasi udara merupakan alat transportasi tercepat dibandingkan dengan alat transportasi lainnya. (Wikipedia.org)
BAB II
ISI
I. MASALAH
Salah satu gejala yang dihadapi kota-kota besar dalam bidang transportasi dalam kota, yaitu masalah kemacetan lalu lintas.Terjadinya kemacetan lalu lintas membawa pengaruh yang tidak menguntungkan baik terhadap pengendara/penumpang, masyarakat, maupun bagi pemerintah setempat.
Beberapa faktor yang mengakibatkan kemacetan lalu lintas antara lain:
Ø Pertumbuhan/perkembangan kota
Banyak kota–kota besar sekarang ini dahulunya berasal dari sebuah daerah kecil di dekat aliran air atau di daerah pedalaman. Proses berkembangnya terjadi akibat banyaknya perpindahan penduduk yang terjadi (transportasi menusia) , karena daerah ini dianggap menguntungkan. Proses ini berlangsung sampai sekarang. Hal ini mengakibatkan transportasi di kota menjadi ramai dan mengalami perkembangan. Lambat laun daya tampung jalan tidak lagi sesuai dengan arus transportasi. Maka mengakibatkan kemacetan di titik-titik penting kota.
Ø Perkembangan kota yang tidak diikuti dengan pengaturan struktur tata guna lahan yang sesuai
Dalam hal ini, selama proses perkembangannya, kota tersebut tidak mempunyai system manajemen yang baik, sehingga terjadi ketidakteraturan tata guna lahan. Misalnya, suatu kawasan berfungsi sebagai daerah pemukiman penduduk sekaligus pusat ekonomi. Hal ini akan menyebabkan kemacetan pada waktu-waktu tertentu, Karena jalan raya akan semakin ramai difungsikan.
Ø Ketidak seimbangan panjang jalan raya, dengan jumlah kendaraan
Pertambahan kendaraan 10-12% pertahun, sedangkan pertambahan jalan raya hanya 2-5% pertahun. Hal ini mengakibatkan jumlah kendaraan jika dipanjangkan( dijajarkan) akan lebih panjang dari jalan raya. Dengan tingkat perbandingan sekitar 5:1.
Ø Banyaknya penggunaan kendaraan pribadi
Sekitar 82% kendaraan pribadi hanya dimuati oleh 1 atau 2 orang saja, padahal daya tampungnya minimal 4 orang. Hal ini tentu saja akan menambah angka kendaraan yang memakai jalan raya. Dan seperti yang dijelaskan pada point sebelumnya, jajaran kendaraan akan lebih panjang dari jalan raya.
Ø Kualitas dan jumlah kendaraan angkutan umum yang belum memadai
Secara kualitas dan kuantitas, angkutan umum belum mampu menarik minat pamakai kendaraan pibadi untuk memakai angkutan umum. Sehingga masyarakat masih lebih memilih kendaraan pribadi ketimbang angkutan umum.
Ø Pusat kegiatan yang berada pada satu titik
Pusat kegiatan seperti: pusat perdagangan, perkantoran, pendidikan, dan lainnya adakalanya terpusat pada satu lokasi. Akibatnya pada jam-jam tertentu (pagi dan sore hari) arus lalu lintas memuncak memadati jalan. Selain waktu berangkat dan pulang bersamaan, ruas jalan juga terbatas jumlahnya sehingga memperburuk keadaan.
Ø Masalah parkir
Di daerah kota, banyaknya pemilik kendaraan menimbulkan masalah parkir yang serius. Beberapa contoh masalah parkir di perkotaan:
· Rumah-rumah di sepanjang pinggiran jalan yang tidak memiliki halaman cukup akan memilih memarkirkan kendaraannya di pinggiran jalan.
· Tempat perbelanjaan yang tidak memiliki ruang parkir yang mencukupi, akan mamakai jalan di sekitar tempat perbelanjaan sebagai tempat parkir.
· Banyaknya kendaraan pengangkut barang yang berhenti di pinggir jalan.
II. LANGKAH DAN KEBIJAKAN
Ada beberapa langkah dan kebijakan yang ditempuh untuk mengatasi masalah kemacetan lalu lintas dan masalah-masalah lain seputar lalu lintas,antara lain:
v Pelebaran jalan
Cara ini merupakan jalan pintas yang dapat di tempuh untuk mengatasi masalah lalu lintas dalam jangka pendek
v Peningkatan kapasitas persimpangan
Persimpangan merupakan tempat rawan terjadinya kemacetan, karena pada persimpangan terjadi pertemuan antara dua atau lebih arus lalu lintas. Oleh karena itu, peningkatan persimpangan dengan melakukan perbaikan geometric persimpangan yang disertai dengan penetapan cara pengendalian yang sesuai dapat meningkatkan kapasitas persimpangan.
v Peningkatan kapasitas ruas jalan
Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan, yaitu: dengan melakukan penertiban pengunaan daerah manfaat jalan, pengendalian kecepatan, ataupun pengendalian jenis kendaraan yang menggunakan jalan.
v Peningkatan kapasitas jaringan
Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
ü Pembangunan jalan-jalan akses atau terobosan
ü System jalan satu arah
ü Kawasan lalu lintas terkendali (area traffic control / atc)
v Peningkatan pelayanan angkutan umum
Peningkatan peayanan angkutan umum merupakan suatu upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta meningkatkan efisiensi penggunaan prasarana.
v Membatasi penggunaan kendaraan pribadi
Dengan dibatasinya jumlah kendaraan pribadi, maka debit kendaraan di jalan raya akan semakin berkurang. Namun, hal ini juga harus diimbangi dengan penyediaan angkutan umum yang memadai, agar masyarakat tidak kesultan dalam bertransportasi.
v Menetapkan daerah parkir
v Peraturan menaikkan dan menurunkan penumpang
III. KECELAKAAN JALAN RAYA
Selain kemacetan, transportasi di kota juga memiliki fenomena lain, yaitu masalah kecelakaan di jalan raya. Ada beberapa factor yang mempengaruhi keadaan tersebut, antara lain:
o Faktor pengemudi
o Faktor kendaraan
o Faktor arus lalu lintas
o Faktor jalan
IV. UPAYA UNTUK MENGURANGI KECELAKAAN LALU LINTAS DI JALAN RAYA
BAB III
PENUTUP
1. KESIMPULAN
Seiring dengan kemajuan zaman, kegiatan transportasi juga berkembang semakin pesat dan maju. Hal ini terjadi terutama di daerah perkotaan. Karena kota sering kali dijadikan sebagai pusat kegiatan . maka kegiatan transportasi di kota lebih besar dari pada di desa, terutama di kota yang sudah besar dan maju. Selain itu, tingkat kepadatan penduduk juga mempengaruhi transportasi yang tinggi di kota. Di mana seperti yang kita tahu, tingkat kepadatan penduduk di kota lebih besar dari pada di desa.
Beberapa faktor yang mengakibatkan kemacetan lalu lintas antara lain:
Ø Pertumbuhan/perkembangan kota
Ø Perkembangan kota yang tidak diikuti dengan pengaturan struktur tata guna lahan yang sesuai
Ø Banyaknya penggunaan kendaraan pribadi
Ø Kualitas dan jumlah kendaraan angkutan umum yang belum memadai
Ø Pusat kegiatan yang berada pada satu titik
Ø Masalah parkir
Ada beberapa langkah dan kebijakan yang ditempuh untuk mengatasi masalah kemacetan lalu lintas dan masalah-masalah lain seputar lalu lintas,antara lain:
v Pelebaran jalan
v Peningkatan kapasitas persimpangan
v Peningkatan kapasitas ruas jalan
v Peningkatan kapasitas jaringan
v Peningkatan pelayanan angkutan umum
v Membatasi penggunaan kendaraan pribadi
v Menetapkan daerah parker
v Peraturan menaikkan dan menurunkan penumpang
Selain kemacetan, transportasi di kota juga memiliki fenomena lain, yaitu masalah kecelakaan di jalan raya. Ada beberapa factor yang mempengaruhi keadaan tersebut, antara lain:
o Faktor pengemudi
o Faktor kendaraan
o Faktor arus lalu lintas
o Faktor jalan
Beberapa upaya untuk mengurangi kemacetan lalu lintas di jalan raya:
DAFTAR PUSTAKA
§ http://adipatirahmat.wordpress.com/2011/01/13/peran-dan-fungsi- kota-pantai-jakarta
§ buku diktat Geografi Transport karangan Mbina Pinem,UNIMED,2011
Langganan:
Komentar (Atom)








